the Kafe Betawi

Sabtu, 09 Oktober 2010

Kali ini saya mencicipi cita rasa khas Betawi di sebuah kafe bernama Kafe Betawi. Lokasinya di lantai dasar Mal kelapa Gading 1, pas pintu masuk kelapa gading 1 yang dari arah La Piazza, kalau kamu nengok ke sebelah kanan, ada kafe bernuansa rumah Betawi berwarna putih susu dan hijau dekorasinya. Nah, itulah Kafe Betawi.



Masuk ke kafe ini berasa masuk ke rumah Betawi jaman si pitung tapi versi modern…dinding2nya dihias ornament kain Betawi dan ukiran-ukiran jendela khas Betawi gitu deh…tempat duduknya juga nyaman karena semuanya sofa.

Makanannya jangan ditanya, pasti mayoritas makanan khas Betawi. Ada soto Betawi, gado-gado Betawi, sate Betawi, nasi Rames telor dan banyak paket nasi lainnya sih. Minumannya juga variatif ada beragam juice buah, soda dan ada satu minuman yang unik banget namanya jus Betawi. Jus ini campuran tape, santan kelapa, kelapa, gula merah dan alpukat..

Nah, ini dia Soto Betawi campur..isinya semua mulai dari daging, empal, paru, tetelan, kentang kerupuk…


Kalo ini Jus Betawi campuran dari santan kelapa, alpukat, tape, kelapa dan gula merah…


Trus ini nasi Rames telor isinya nasi, telor, daging, dan sayuran…



Range harganya gak mahal-mahal amat, kalo makanan mulai dari 25 – 40 ribu untuk main coursenya, untuk snack-nya kayak bubur, otak-otak, tahu goreng itu dari 10 – 15 ribu. Minumannya untuk jus semuanya 19 ribu. Minuman yang lain mulai dari 10 ribu sampai 15 ribu.

Sayangnya disini gak ada makanan khas Betawi yang asli sih, padahal saya lagi nyari2 sayur babanci atau gapbus pucung, plus bir pletok…But so far worth to try karena soto Betawi campurnya enaakk bangeett…

Aku, Kamu, bukan Mereka (Surat Cinta yg tak tersampaikan)

Senin, 27 September 2010

Jakarta, 11 Agustus 2008

Dear Ay,

Sebenarnya hari ini sangat menyebalkan dan benar-benar ingin membuatku menangis. Mungkin kamu berpikir aku baik-baik saja saat kita jalan ke La Piazza tadi siang, tapi tahu nggak, setelah kamu mengantarku pulang, saat motormu menjauh dari pandanganku, aku menangis. Bukan…bukan karena kamu pergi tapi karena aku teringat kejadian tadi siang di kampus (Huh, aku sebel banget tetep aja kamu masih bisa tertawa-tawa, padahal aku benar-benar mau nangis saat itu juga!!)

Ingat nggak, waktu kita siap-siap berangkat ke La Piazza, senior kamu bilang, “Heh, Cha, lo mau ngajak cowok lo nonton atau tukang ojek nonton? Masa lo rapi, cowok lo pake sandal jepit gitu!”. Abis itu kamu diketawain sama semua anak-anak Elektro yang sedang berkumpul di pendopo. Saat itu juga aku baru “ngeh” kalau kamu pakai sandal jepit, celana bahan, kaos kekecilan, rambut keriting awut-awutan. Beda banget sama aku yang hari ini super rapi (pakai high heels segala lagi). Tapi kenapa dengan sandal jepit? Kenapa sih mereka mesti ngejelek-jelekin kamu? Apa sih yang salah?

Sayang, kamu tahu nggak mereka semua tuh menyebalkan! Aku nangis karena aku nggak terima kamu dijelek-jelekin terus…terus….dan TERUS!!! Bukan, bukan karena aku malu punya pacar kayak kamu, tapi aku nggak habis pikir aja kenapa sih mereka nggak suka banget sama penampilan kamu. Kenapa mereka bertanya ke aku terus, “Cha, cowok lo kok jarang mandi sih?”, “Cha, cowok lo bau!”, “Cha, cowok lo ndeso, petakilan banget sih!”

Aku juga ingat dulu ada senior kamu yang nyeletuk, “Ngaca dong bro, pantes gak Icha yang cantik kayak gitu jadi pacar lo?”, “Kok lo mau sih jadi pacar dia yang kayak gitu?”. Dan lain sebagainya yang membuat kepalaku mau meledak!!

Aku tahu mandi seperti sebuah semedi 1 tahun digunung buatmu…
Aku tahu memotong rambut buatmu lebih sulit daripada mengedit foto-foto
kita di Photoshop…
Aku tahu kamu agak-agak bau badan…
Aku tahu style kamu nggak oke, suka banget pakai sandal ke kampus…
Aku tahu kamu nggak bisa diem, petakilan, dan suka becanda....
Aku tahu kamu sama sekali nggak romantis…
Aku memahami prinsip kamu, “Lebih baik kurus sehat, daripada berotot tapi
penyakitan.”

Tapi apa sih yang salah dengan semua itu??
Mengapa mereka berpikir kalau aku nggak seharusnya jadi cewek kamu?
Kenapa sih mereka berpikir kalau cewek seperti aku pantas mendapatkan cowok yang lebih keren dari kamu?
Segitu salahnya-kah aku?
Sayang, dengar ya! Yang SALAH itu MEREKA. Mereka nggak pernah tahu kalau aku memilih kamu karena hanya KAMU...

Seseorang yang bela-belain hujan-hujanan, manjat pagar Labschool dan meneleponku, demi mendapat jawaban atas perasaanmu padaku…
Seseorang yang nggak rela ngelihat aku nunggu bus Rawamangun-Priuk yang lama banget datangnya, dan selalu siap mengantarku pulang kalau malam sudah terlalu menakutkan buatku…

Seseorang yang super pengertian, mana ada cowok yang mau memenuhi prinsip “3M yang nggak boleh diganggu oleh cowok” punyaku (Makan coklat, Membaca novel, dan menonton
film atau DVD). Cuma kamu yang bisa jadi orang itu. Nggak pernah ganggu aku pas baca novel, makan cokelat atau bahkan stealing kiss pas lagi nonton di bioskop (padahal cowok tau banget kesempatan paling gampang buat nge-kiss ceweknya adalah saat berdua di bioskop, kan?

Seseorang yang membuat keempat adik perempuanku menganggap kamu Adalah kakak lelaki mereka ‘satu-satunya’. Anehnya, saat adik bayiku menangis, tinggal disebutkan namamu saja, dia langsung diam. Oh God, aku nggak tau apa kamu malaikat penenang anak kecil, atau bukan?

Seseorang yang selalu membuatku tenang dengan petikan gitar dan lagu Tidurlah-nya Andra & the Backbone di handphone sebelum aku benar-benar tertidur.
Seseorang yang mau menenangkanku saat aku tiba-tiba menangis karena capek dan banyak pikiran….dan orang yang setia menemaniku di telepon saat aku dikerokin nenek pas masuk angin (thanks ya honey, padahal itu kan jam 3 malam)
Seseorang yang nggak pernah cemburu, padahal teman-teman dekatku kebanyakan cowok. Aku bingung kok ada cowok yang benar-benar percaya sama pacarnya sendiri??

Seseorang yang nggak pernah marah. Kenapa sih kamu nggak bisa marah? Aku selalu ingin tahu lho kenapa kamu nggak marah saat aku membuatmu kesal? Tapi kamu cuma bilang, “Aku bukan pemarah, marah cuma bikin orang jadi dendam. Apalagi sama cewek aku sendiri. Aku nggak bisa marah.” See, Tuhan aja bisa marah, kok kamu nggak bisa? Thanks God I Found You.

Seseorang yang bisa membuat aku tertawa setiap saat (tapi sebel juga gara-gara tertawa terus, kamu susah diajak buat serius)
Seseorang yang nggak pernah rela ngelihat aku belum makan dan selalu senang di ajak makan dimana saja. Seneng deh punya pacar suka makan kayak kamu hehehe…

Nah, lihat kan, ya ampun aku sudah lupa kalau kamu jarang mandi, urakan dan sering di jelek-jelekin sama orang. Tapi masa bodoh dengan semua itu. Aku cuma tahu kamu seperti yang aku sebutkan di atas. Kamu adalah lelaki pilihanku dan aku bukan orang yang tidak bisa memegang janji. Kamu adalah janjiku. Jadi, aku akan tetap memilihmu seburuk apapun keadaan menamparku.

Bahkan sekarang aku sudah terbiasa dengan candaan-candaanmu, caramu membuatku tersipu malu, caramu memijat keningku yang sering pening (walau awalnya sangat sakit, tapi lama-lama enak juga ada pijat gratis hehehe...), caramu memelukku, caramu memaksaku untuk memakai jaket di malam hari saat naik motor, ketidakromantisanmu, dan kepolosanmu saat minta cium padaku (ampun deh masa mau nyium aja mesti bilang- bilang!).

Aku juga selalu kangen dengan puisi-puisi sebelum tidur-mu (memang kadang sedikit gombal, tapi mampu membuatku meleleh, lho!), kangen menatap mata cokelat muda-mu (dulu aku pikir itu softlens, tapi thanks God, mata cokelat bening itu benar-benar murni matamu!), kangen merapikan poni-poni keriting-mu, dan kangen kepanikanmu saat aku marah padamu.

Semuanya membuat aku lupa akan kekuranganmu. Aku pikir Tuhan terlalu berlebihan memberikan seseorang sepertimu padaku. Kamu benar-benar anugerah, sayang.

Aku tahu kita sudah sama-sama dewasa. Kamu pasti bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Aku juga bukan Ibu kamu, makanya aku nggak mau mengatur-atur kamu. Cepat atau lambat, kamu pasti akan tahu mengapa aku menulis surat ini.
Aku cuma mau meyakinkanmu (meskipun sebenarnya aku tidak tahu, apa kamu memerdulikan keadaan ini) bahwa mereka berpenilaian jelek tentang dirimu karena mereka ingin kamu lebih peduli pada dirimu sendiri.

Dan aku adalah salah satu orang yang hadir disisimu untuk memedulikanmu, lebih dan lebih peduli padamu. Menyanggamu disaat kamu hampir terjatuh. Mendekapmu untuk
memberimu kekuatan. Menggenggammu untuk bersama-sama saling memperbaiki diri. Karena aku pun tidak sesempurna bidadari surga. Percayalah. Kita akan bersama, berbagi sedih dan bahagia.

Sayang, mulai besok aku janji nggak akan menangisi keadaan ini lagi. Nggak peduli besok rambut kamu jadi mirip Edi Brokoli, nggak peduli besok kamu nggak mandi lagi atau pakai sandal jepit lagi, nggak peduli besok orang-orang menyuruhku vermak kamu. Aku cuma mau kamu jadi kamu dan aku tetap jadi aku yang menerima kamu apa adanya, seutuhnya. Kalau mereka tetap tidak mau menerimamu apa adanya, ya sudah.

Aku akan tetap disampingmu. Bersamamu. Kemarin, hari ini, dan mudah-
mudahan sampai nanti.

Aku yang akhirnya mengerti bahwa mencintai
nggak perlu syarat dan ketentuan.

With luv,

Icha

Graduation...Congratulation!

Minggu, 26 September 2010

Finally, my big day...my graduation day is come! Yesterday at gedung serba guna, kampus B, Unj, me and all the graduate student followed the graduation ceremony...It was very proud of me to wear the Toga, accompanied by my parents and all my best fellas...there was also a surprise for me...someone who I've been waiting for so long, finally come to my graduation party. I was really happy he could come...he's my loved one...

Yeah, most of all, I was happy, finished my 4 year study, got very unforgettable memories, got very incredible experiences and knowledge, got many best friends and lover...I HOpe in the future, I can make benefit to other people with my applied knowledge...I want to make my parents proud of me... I wish I could...




Sundanese Food...

Kamis, 23 September 2010

This time to share my hometown's food. Saya asli Pandeglang, kampung saya terletak di Ciekek Karaton, Pandeglang. Seneng banget kalo udah pulang kesini, karena selain suasana kampungnya, kekeluargaannya dan makananannya! makanan-makanan dan kue-kuenya selalu bikin saya rindu, soalnya di Jakarta nggak ada yang jual hehehe...

Nah, this one called Soto Lontong...actually I've never been tasted it before, but fortunately, this year I got a chance to try this hehehe...tumben banget tante saya menyuguhkan makanan uyang biasanya di makan di pagi hari. Speintas mirtip lontong sayur..tapi ternyata kuahnya kuah soto lho...agak pedas dan aroma rempah-rempahnya berasa banget, dilengkapi dengan mie soun, lontong dan tahu...great for breakfast!



Nah these one are the dessert, yang ini namanya 'Jojorong'...ini kue kesukaan saya...bentuknya aja udah lucu, rasanya apalagi, teksturnya seperti kue lapis, atasnya warna putih itu dari tepung beras, kenyal-kenyal, rasanya agak asin santan kelapa gitu, nah baru bawahnya yang ada harta karunnya, karena di bagian bawahnya itu ada gula merahnya yang banyak banget, jadi kue ini kalo dimakan percampuran rasa asin dan manis...yummyyy...



Kalau ini namanya 'Pais Lentong'...sepintas mirip buras...tapi ternyata teksturnya lagi-lagi kayak kue lapis, kenyal dan isinya pun abon hehehe...rasanya gurih dan asin...



So, let's love our hometown culinary!
See you at another food destination, gurls!

The Pancake Parlour

Senin, 20 September 2010

Hmm...kali ini saya muter2 ke daerah depok, tepatnya di Margo City Depok...sebenrnya iseng karena udah biasa main disini tapi mau cari makanan baru...eh untungnya ada restoran baru namanya THE PANCAKE PARLOUR...ini resto dessert sih...karena yang disajikan memang beragam jenis pancake...menunya beragam banget...mulai dari FRUIT PANCAKES yang mayoritas toppingnya buah-buahan, terus ada SWEET PANCAKES, kalo ini mayoritas toppingnya ice cream dan selai beragam rasa, lalu kesukaan saya nih CHOCOLATE LOVERS pastinya toppingnya cokelat semuaa, ada yang campur es krim, buah dan cokelat potongan jugaa...yummyy deh...

Range harganya agak sedikit mahal sih mungkin karena ini resto Australia kali yah...untuk menu pancake harganya mulai dari 28 ribu - 35 ribu per porsi...ada juga menu-menu ringan lainnya kayak kentang goreng, sosis goreng dan cemilan-cemilan gitu mulai dari 15 - 20 ribu...untuk minumannya mulai dazri 15 ribu - 25 ribu juga...

Rasa pancakenya secara general sih lembut adonannya apalagi kalo makannnya sama toppingnya, tapi agak kurang enak kalo toppingnya udah abis terus kita makan pancakenya aja, karena rasanya kayak makan kue pancong aja hehehe...but worth to try sih! Jangan lupa mampir aja lokasinya di sebelah Starbucks Coffe Lt. Dasar Margo City, Depok...

Ini dia the pancake can't be denied hehehe...Ini namanya Chocolate Sensation


ini Strawberry sensation...


This is CHOCOLATE FUDGE...


Ini aku sama Yuan tmenku yang doyan wisata kuliner juga...


Restorante La Finestra (BukBer NDB06 2010)

Senin, 30 Agustus 2010

Having a good quality time with my best friends and my classmates of Non Dik B 2006, English Literature, UNJ. We had a fasting break at Restorante La Finestra Pizza & Pasta, located in Tosari, near American Grill and Kinotaki Resto. The resto is so cozy and the food is sooo Italy...Actually this is a Italian resto, specialty in Italian Pizza & Pasta...The pizza here is very crunchy with many variants. They also have drinks, mocktails, and freshly smoothies...

With my best friend and classmates...craving for pizza hahaha...


This is named with Primavera Pizza, topped with pepperoni beef...so crunchy and beefy


This is named MARGARITA L.F (assorted cheese)...the cheese was soo melting...


This one is POLLO ROSI (roasted chicken and char onion)


This one is a Tropical Punch, a mixed mango, melon, and milk...sweety and tasty...Love it so much!




So, if you want to try a real Italian pizza, with cozy places (tempatnya sepi karena hari minggu, katanya kalo weekday ramai sama orang kantor yang makan siang) and strategic place, come to Restorante La Finestra Pizza & Pasta...

Lulus Kuliah vs Cari Kerja

Kamis, 19 Agustus 2010

Beberapa waktu lalu saya dan teman-teman saya yang baru lulus kuliah sibuk mengeluh tentang nasib kami setelah lulus. “Gila ya udah lulus kayak begini aja baru kebingungan mau jadi apa. Pas liat lowongan ternyata syaratnya gak segampang yang gue kira.” “Gue bingung mau ngelamar jadi apa? Nggak sesuai kemauan gue terus gajinya juga gak sepadan dengan kerjaan.” Umumnya, keluhan-keluhan itu nggak jauh dari stereotip kejamnya dunia kerja. ‘Dunia yang sebenarnya’, kata dosen saya. Bisa jadi kami sedang mengalami ‘graduation syndrome’. Saya sendiri merasa apa yang sudah saya dapat selama kuliah di jurusan Sastra Inggris nggak semua ilmunya terpakai.

Coba liat di kolom-kolom lowongan kerja. Nggak ada yang persyaratannya cuma bisa Bahasa Inggris saja. Mereka butuh skill dan pengalaman plus tetek bengek lain macam interpersonal skill, komputer skill, dan lain-lainnya yang nggak pernah terpikirkan sebelumnya. Semuanya bikin saya khawatir. Saya mungkin punya keahlian menulis untuk jadi wartawan, tapi bagaimana nasib temen saya yang misalnya nggak punya keahlian apa-apa tapi cuma mengandalkan kemampuan Bahasa Inggrisnya. Yang paling mungkin cuma jadi pengajar, tapi dia nggak ingin jadi pengajar. Atau teman saya yang sarjana akuntansi tapi nggak terbiasa berbicara di depan umum dan males banget kalau harus jadi juru hitung yang kerjanya cuma melototin komputer. Ujung-ujungnya karena bingung, akhirnya kita hanya buang-buang waktu untuk mencoba-coba pekerjaan dan karir kedepannya pun nggak jelas.

Akh, serba salah kan jadinya. Ternyata cari kerja nggak segampang yang saya kira saat jaman kuliah dulu. Kemarin saya sempat berbincang-bincang dengan senior saya yang sudah kerja dan saya ceritakan soal ketakutan saya akan dunia kerja. Dia hanya berkata, “Hidup itu kan seperti roller coaster, ada saatnya lurus, menanjak, berbalik dan lurus lagi. Kalau sudah berani naik permainan itu, ya siap nggak siap kamu harus menghadapi semua sensasinya kan.” Saya langsung tersentuh mendengarnya. Bener juga ya, sampai kapan mau dapat pekerjaan kalau kita terus ketakutan. Sampai kapan kita mendapat arah karir yang jelas kalau kita sendiri ketakutan untuk menentukan dan merencanakan arah karir kita.

Saya akhirnya mulai mencari tahu apa saja yang harus saya persiapkan untuk menghadapi dunia kerja. Satu hal yang saya ingat pertama kali adalah minat. Saya mengingat cita-cita saya menjadi wartawan, biasanya cita-cita berhubungan dengan minat kita. Intinya, carilah pekerjaan yang dirasa bisa memaksimalkan keahlian dan kemampuan yang dimiliki. Kemudian, saya juga mempertimbangkan gaya hidup yang saya mau dalam karir seperti apa. Saya sih bisa melihatnya dari pribadi sendiri.

Misalnya, saya orangnya pendiam, saya berpikir apakah saya siap dengan pekerjaan yang menuntut saya bertemu klien dan presentasi di depan mereka setiap saat. Atau mungkin kamu yang lebih mobile, sudah siapkah bekerja dengan tim kecil yang kerjanya hanya seharian di depan komputer. Pekerjaan juga berhubungan dengan kesenangan. Jika kita senang melakukan suatu hal, maka segalanya pun menjadi mudah dilaksanakan. Selain minat, saya juga mencari tahu hal-hal yang saya sukai dari pekerjaan yang akan dipilih. Misal, kalau kamu lebih suka menata interior rumah tinggal, kenapa mesti banting tulang jadi arsitek gedung pencakar langit?

Setelah itu barulah saya mulai mencari pekerjaan yang sesuai dengan gaya hidup saya. Ditambah mencari info dari teman-teman tentang pekerjaan yang saya minati dan info pekerjaan mereka. Lalu, saya membayangkan kira-kira apakah saya ingin bekerja seperti mereka dan sudah sesuaikah bayangan pekerjaan impian saya. Saya pernah baca quotes di sebuah koran seperti ini, “Pilihan karier Anda haruslah tergantung pada kebahagiaan Anda dalam bekerja, penghargaan yang sesuai dan kesempatan untuk sukses.” Jadi, yuk buka mata, hati, telinga dan pikiran kita. Nggak usah takut menghadapi dunia kerja. Hidup hanya sekali kalau dipenuhi dengan rasa takut dan penyesalan yang tak henti. Sukses dibangun dari bawah. Mau jadi direktur pun nggak bisa langsung naik jabatan, begitupun dengan karir kita kan. Start from the bottom, and then you will see the beautiful in the top.

Cheers,
Icha

JFF 2010, Pizza E birra & Serabi Cimut

Sabtu, 07 Agustus 2010

waah it's been a long-long time have no post about food...nah berhubung sekarang saya sudah bebas dari sidang skripsi(lulus horee alhamdulillah hehehe)skrang saya bisa bebas posting blog lagi, terutama tentang kegemaran saya, MAKAN dan Cari makanan baru...selama liburan kemarin sebenernya nemu banyak makanan baru, tapi ga sempet semuanya difotoin sih, jadi asaya mu cerita yang terbaru aja yaa...

First, nyobain kuliner di Jakarta Fashion and Food Festival 2010 @ La Piazza, Kelapa Gading, kebetulan tema kuliner tahun ini 'MIE NUSANTARA' jadi rata-rata makanan yg ditawarkan ya mie dari seluruh Indonnesia...Ckckck saya salut sama Indonesia, udah beragam budaya, beragam juga kulinernya, bayangkan mie aja bisa macem-macem bentuk dan rasanya, padahal klo dipikir2 ya ini makanan cuma mie, kayak mie rebus aja yang sehari-hari kita makan, tapi cuma di Indonesia mie bisa dijadiin beragam cita rasa khas daerah di Indonesia. yang sempet saya cobain itu MIE JUHI asli DKI Jakarta...



dan MIE ACEH pastinya dari DI. ACEH dunkz hehehe...



dua-duanya rasanya benar-benar beda...kalo mie juhi itu mie kuning, ditambah kentang, selada, tauge dan sayuran lain, terus ada kayak kerak apa gitu (saya jg bingung mendefinisikannya ehehe) terus disiram sama kuah asinan betawi...sebenarnya jadi kayak makan asinan aja sih asem-asem pedes gimanaa gitu...but delicious enough! kalo mie aceh, pedesnya agak tajam, bau rempah-rempahnya terasa banget, seinget saya sih isinya sama kayak mie juhi, mie kuning tapi agak besar-besar plus sayuran dan kuah pedas itu...(ada gosip kalo bau rempah dan pedes yang menyengat itu berasal dari ganja lhoo...emang sih setau saya di aceh sana ganja memang dipakai buat penyedap masakan) ya tapi emanng enak sih selama ga disalahgunakan hihihi...

and then beralih ke Pizza e Birra @ Setiabudi One Lt. GF...disini ada varian pizza yang jarang ditemuin di gerai pizza biasa...menunya beragam banget, ada pizza dengan topping biasa kayak di gerai pizza yang udah terkenal itu, ada dessert pizza dengan toping all sweet things and fruits, various italian pizza, salad dan beer yang katanya jadi best beverages disini, abis masa tagline yang saya baca di daftar menunya begini SAVE WATER DRINK BEER hihiihi lucu yaa...tapi saya suka banget ama dessert pizza-nya, NEW YORK Cheese Cake namanya...ini pizza toppingnya cheese cake lhoo plus tambahan ganache cokelat, stramberry dan cherry merah dan hitam yang super kecil gitu deh. Kulit pizzanya juga renyah banget deh. harganya juga standar kok, untuk small (4 slices) @ 35rb, large (7 slices) @ 55rb...Pas dimakan hmmmmmmmmmmm...saya seperti lagi makan strawberry cheese cake aja gitu...kejunya berasa banget...





dilanjutkan dengan SERABI CIMUT @ Jl. Rumah Susun Boing, Kemayoran, tepatnya disepanjang tempat makan pinggir jalan deket masjid agung kemayoran..udah terkenal bgt ni serabi, tanya pengamen deket situ juga tau kok...serabinya macem-macem, toppingnya juga macem-macem...ada yang dominan asin seperti topping telur, sosis, kornet dan ayam atau dominan manis dengan cokelat, keju dan yang spesialnya menurut saya sih yang pakai Kucai alias kuah serabinya, gila pas nemu serbai kuah gini saya langsung seneng banget soalnya udah lama banget ga makan serbai pake kuah, biasanya serabi model sekarang kan serbai tanpa kuah yang toppingnya macem-macem gtu...kucai-nya juga macem-macem tapi yang paling enak kuah durian kayak yang saya makan ini...hmmmm...berasa bulan puasa deh makan kolak durian hehehe



Mencintai - Cinta

Minggu, 25 Juli 2010

Belajar Untuk Mencintai - Cinta

Belajar mencintai orang yg tdk sempurna dgn cara yg
sempurna...

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat,
Itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu
tertarik,
Itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan,
Itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
Bahkan dengan segala kekurangannya,Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun
apapun yang terjadi,Itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain
Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada
pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya,Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai
kesempatan pada kita.

Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan.
Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa,Ada suatu kutipan dari
film yang Mungkin sangat tepat :

"Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap
bergantung pada kita bagaimana membuat
semuanya berhasil"

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang
Yang diciptakan hanya untukmu.

Tetapi tetap berpulang padamu
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin
Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya,
atau tidak...

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,
Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari
seseorang yang sempurna untuk dicintai

TETAPI untuk belajar mencintai orang yang
tidak sempurna dengan cara yang sempurna


July 25, 2010, 8:30 pm

Paradoks Dua Dunia

Kamis, 22 Juli 2010

Sampai kapan aku harus menunggu lagi...
aku tahu sejauh mana rasa ini mengudara untukmu...dan...
aku pun tahu sejauh mana perasaanmu mengalir untukku...

namun pernahkah kamu menyadari kalau kita seperti air dan minyak dalam sebuah bejana kaca...

kita terlihat bersatu dari balik kaca itu...
mereka yang melihatnya begitu gembira melihat kita bersama dalam ruang yang sama...

tapi apakah mereka menyadari apa yang terjadi pada kita di dalam sana...
air dan minyak itu memang ada dalam satu bejana...
air diatasnya...menopang minyak dibawahnya...

kamu seperti air membuatku selalu tenang menerima keadaan kalau kita harus menikmati keadaan ini apa adanya...

seperti aliran sungai yang mengalir apa adanya menuju muara tempat biasa ia berlabuh...

aku seperti minyak yang terkadang mudah beku dan keruh hanya karena memikirkan...sampai kapan aku harus mengikuti aliranmu sedang kenyataannya..kita memang belum benar-benar bersatu...

dalam dunia eksakta pun...rumus kimia menasbihkan...air dan minyak tak pernah bisa bersatu sekalipun diaduk dan dicampurkan berkali-kali...

aku ingin jadi air...sama seperti kamu...agar nafasmu bisa mengalir dalam tubuhku...dan nafasku mengalir dalam tubuhmu...

kita SATU...

namun...sampai kapan aku menunggu kamu...menunggu aku menjadi air sama sepertimu...atau kamu menjadi minyak sama sepertiku...

aku tahu perbedaan memang bisa menyatukan kita...tapi tidak dengan sebuah fakta bahwa ikatan antara air dan minyak tidak akan pernah ada...

aku butuh ikatan itu...ikatan yang bisa memutarbalik dunia nyata...
sebuah paradoks yang membuat semua para ilmuwan berkaca-kaca...
sebuah kekuatan yang akhirnya menyatukan air dan minyak...
sebuah mimpi yang membuat aku dan kamu menjadi benar-benar nyata...

semua itu mungkin....dan aku butuh kamu...untuk sebuah kekuatan...
dan kekuatan itu hanya ada satu...HATI...

hatiku dan hatimu...BERSATU...asalkan kita mau....

Kamis, 22 July 2010
9:09 AM